
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dariTokyo
TOKYO - Seseorang yang ingin menjadi idola di Jepang ternyata harus rela 'tidur' dulu dengan bos agensi yang merekrutnya. Setidaknya ini terjadi di Jepang yang biasa disebut kantor Agensi Hitam (Black Agency). Demikian laporan penyelidikan majalah Spa Jepang edisi tanggal 22 September 2015.
Satu Presiden agensi talenta Jepang ditangkap polisi awal tahun 2015 ini karena terbukti melakukan hubungan seks dengan gadis 15 tahun yang juga modelnya yang tercatat di dalam agensinya tersebut.
Menyelidiki hal ini, akhirnya majalah Spa menemukan dua idola cantik Jepang yang akhirnya mau bersaksi dan menceritakan semuanya kepada majalah tersebut.
Tiga tahun lalu Sarii Yoshizawa, idola seksi Jepang yang juga pemain film porno Jepang, salah satu yang bercerita kepada majalah Spa.
"Suatu hari seorang agen mendekati saya di sebuah jalan raya di daerah Kabukicho Shinjuku Tokyo," katanya mulai bercerita.
Agen itu mewakili kantor agensi yang ternyata mewakili banyak idola terkenal Jepang, mereka jadi terkenal karena agensi tersebut.
Belum ada tanggapan untuk "Jadi Idola di Jepang Harus Rela 'Tidur' dengan Bos Agensi"
Posting Komentar