Hal ini dibuktikan oleh beberapa penelitian yang dilansir oleh Psychology Today (19/9). Penelitian yang dilakukan oleh Shanhong pada tahun 2014 menunjukkan kalau pasangan yang lebih memilih berkomunikasi lewat teks cenderung tidak puas dengan hubungan mereka jika dibandingkan dengan pasangan yang hobi berkomunikasi langsung.
Apalagi jika chat dilakukan ketika pasangan sedang bertengkar. Sebab pasangan yang bertengkar lewat teks saling berbantah dari lokasi yang berbeda. Akibatnya pasangan tidak terkondisi untuk menyamakan persepsi dan menyelesaikan masalah bersama-sama. Selain itu, tak adanya pertemuan langsung menjadikan pasangan lebih mudah salah paham.
"Pesan teks merupakan perantara komunikasi yang canggung, tak ada kontak mata, bahasa tubuh, atau elaborasi tertulis," tutur Wilser pada jurnal penelitiannya di tahun 2003.
Jadi semarah apa pun kamu dengan pasangan, usahakan agar kalian punya waktu untuk membicarakannya secara langsung, ya. Jangan menuruti nafsu untuk bertengkar lewat pesan.
Belum ada tanggapan untuk "Penelitian: Keseringan chat bisa bikin hubungan kurang harmonis"
Posting Komentar